Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) yang diselengarakan LLDIKTI Wilayah 3 di Grand Chapel, Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Banten, pada Kamis, 1 Februari 2024. Tahun ini Rakorda LLDikti Wilayah III mengangkat tema besar “Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Rekognisi Global Dalam Implementasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023” sebagai upaya meningkatkan kualitas dan peran pendidikan tinggi khususnya di DKI Jakarta.

(more…)

ISO 9001:2015 merupakan standar manajemen mutu  yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardization dikenal juga dengan ISO yang berisikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi sebuah perusahaan / organisasi dalam membentuk suatu quality management system 

(more…)

Melalui proses assesement yang dilakukan selama 2 (dua) hari oleh para assesor eksternal Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang meliputi

(more…)

Dalam rangka menunjang mutu pelayanan pendidikan yang diberikan, STIE BPKP terus meningkatkan dan memperbaiki sistem mutu yang sebelumnya sudah digunakan, tepatnya bulan April 2019 STIE BPKP berhasil mendapatkan sertifikasi mutu ISO 9001 : 2008.
Dengan upaya menjalankan secara benar dan praktis sistem mutu ini maka diharapkan dapat meningkatkan kepuasan baik pengguna lulusan STIE BPKP maupun para Mahasiswa/i yang mengikuti studi.
Melalui komitmen manajemen, STIE BPKP menjaga kompetensi dari tenaga pendidik dan kependidikan, Perecanaan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja, Pengembangan kurikulum, Monitoring dan evaluasi pencapaian pembelajaran, persiapan dan proses, dan Sistem dokumentasi yang efektif.
Perkembanganan struktur sosial internasional sangat dinamis, menimbulkan perubahan-perubahan dalam tatanan pergaulan internasonal. Situasi tersebut menempatkan Pendidikan Tinggi pada posisi yang strategis untuk memainkan peran dalam rangka menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang dituntut/dibutuhkan masyarakat. Bangsa Indonesia dewasa ini juga menghadapi berbagai krisis sebagai efek dinamika sosial dan proses globalisasi. Jalan keluar untuk menghadapi situasi tersebut adalah dengan melakukan perubahan diberbagai aspek kehidupan termasuk dibidang Pendidikan Tinggi. Perubahan harus dilakukan agar tetap eksis dan dapat mengurangi ketergantungan pada negara maju. Realita aktual menyatakan bahwa kompetensi menjadi fokus dalam penyelenggaraan kegiatan akademik untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial.
Di Negara maju terjadi Industrialisasi Pendidikan Tinggi dan terdapat kecenderungan untuk merambah ke dunia pendidikan Indonesia. Apabila mutu hasil penyelenggaraan kegiatan akademik kurang baik, hasil pembelajaran tidak dapat memenuhi standar kompetensi lulusan, bukan tidak mungkin peranan tenaga profesional akan diambil secara keseluruhan oleh lulusan dari luar negeri atau lulusan Perguruan Tinggi luar negeri yang beroperasi di Indonesia.

 Dengan dijalankannya Sistem Organisasi Internasional maka secara spesifik diharapkan, STIE BPKP Dapat ;

  1. Menyelenggarakan pendidikan bermutu untuk menghasilkan lulusan yang memiliki standar kelulusan (memiliki kompetensi akademik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial) dan memiliki daya saing.
  2. Menciptakan kultur pembelajaran yang kompetitif dengan mengembangkan nilai etika serta nilai kebangsaan yang terintegrasi dalam pembelajaran.
  3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program kegiatan akademik dengan efektif dan efesien.
  4. Berperan serta berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menghasilkan lulusan yang mengembangkan kewirausahaan dan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Berlangsung selama 2 (dua) hari, di Cisarua Bogor Jawa Barat, AMT (Achievement Motivation Training) merupakan bagian dari kegiatan pengenalan kampus.

Peserta didik yang melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi akan merasakan berbagai perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pembelajaran yang ditempuh sebelumnya, baik aspek akademik maupun aspek sosial budaya. Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru. Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab dan tangguh. 

Dalam kegiatan AMT para Mahasiswa baru juga diberikan kesempatan untuk mengikuti acara seminar dengan tema “Kebersamaan dalam meraih tujuan dan cita-cita” .

Selamat datang para Mahasiswa Baru STIE BPKP, selamat berjuang menggapai cita-cita yang lebih baik.

Motivation Training pertama kali diperkenalkan oleh guru besar psikologi Harvard University yaitu Prof. David McClelland. Model pelatihan ini telah diuji coba terhadap berbagai sasaran peserta maupun tempat dan ternyata berhasil mendorong semangat peserta untuk berprestasi , beraffiliasi dan berkuasa dalam bidang pekerjaan masing-masing. Motivasi ternyata dap

Sikap Manusia

Setiap manusia memiliki motif untuk berkuasa, berpresetasi atau bersosialisasi,meskipun ketiganya dibutuhkan dalam menunjang karier seseorang tetapi yang paling penting adalah bagaimana menyeimbangkan ketiganya. 

Dorongan berkuasa yang tinggi tanpa diseimbangkan dengan prestasi dan kemampuan sosial membuat kekuasaan menjadi sulit untuk dipertahankan. Begitu pula dorongan prestasi yang besar tanpa disertai dengan kemampuan sosial dan kemampuan berkuasa hanya akan membentuk seseorang yang mudah untuk dikendalikan. 

Tujuan kegiatan Achievement Motivation Training ( AMT ) STIE BPKP

Kegiatan AchievementMotivation Training diselenggarakan untuk mendorong motif berkuasa, prestasi dan affiliasi yang seimbang di dalam perilaku khususnya calon mahasiswa baru di STIE Bhakti Prasetya Karya Praja.

Achievement Motivation Training yang diselenggarakan oleh STIE Bhakti Prasetya Karya Praja, Jakarta merupakan program pengenalan kampus yang disesuaikan dengan Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 25/DIKTI/Kep/2014. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pertimbangan ;

Achievement Motivation Training diselenggarakan dalam waktu 2 (dua) hari diisi dengan kegiatan outbound, business games, seminar dan coaching kepada seluruh calon mahasiswa baru STIE Bhakti Prasetya Karya Praja. Pelaksanaan kegiatan dipegang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa di bawah koordinator Bidang Kemahasiswaan STIE Bhakti Prasetya Karya Praja.

Kegiatan ini juga disinergikan dengan mata kuliah kewarganegaraan dalam rangka menumbuhkan cinta tanah air dan bela negara. Sehingga diharapkan peserta yang telah mengikuti Achievement Motivation Training mampu menjadi manusia yang penuh tanggung jawab kepada bangsa dan negara, memiliki motivasi yang besar untuk berprestasi, menjalin hubungan sosial yang harmonis dan memiliki jiwa kepemimpinan yang handal.